Tautan

ASPAC

The Asia Pacific Network of Science & Technology Centres (ASPAC) is an association of science centres, museums and related organisations, with a regional focus on the Asia Pacific region.

ASPAC draws its membership from over twenty countries and administrative regions in Asia and the Pacific, Europe, Middle East and North America. Members include science centres, science museums, children’s museums and exhibit design and fabrication firms.

For these member organisations, ASPAC provides a forum for interaction with peers, vendors and clients. The annual ASPAC Conference is the primary opportunity to meet, network, share information and do business with industry partners in the region and beyond. This conference is hosted by a different Full Member institution each year.

PP IPTEK

PP-IPTEK merupakan unit pelaksana teknis di bidang pemasyarakatan dan pembudayaan iptek yang berada di bawah pembinaan Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Kementerian Riset dan Teknologi.

PP-IPTEK mempunyai visi yakni menjadi wahana pembudayaan iptek yang dinamis dan berperan aktif dalam menciptakan masyarakat berbudaya iptek.

Pada tanggal 20 April 1991, PP-IPTEK diresmikan oleh Presiden Soeharto di gedung sementara Terminal B Skylift-TMII, berlantai 2 seluas 1.000 m2. Sejumlah alat peraga telah dibuat sendiri oleh tenaga ahli dari Puslitbang KIM-LIPI, LUK BPPT, BATAN, juga sumbangan dari industri strategis dan IBM.

PP-IPTEK akhirnya menempati gedung permanen pada tanggal 10 November 1995, berlokasi di poros utama kompleks TMII menghadap Plaza Perdamaian Monumen KTT Non-Blok. Dengan filosofi konsep sebagai api semangat iptek yang merupakan titik awal pengembangan masa depan, konsep desain bangunan futuristic, menjelajah tanpa batas, Konsultan Perencana PT. Tripanoto Sri telah merancang bangunan seluas 24.000 m2 di atas area seluas 42.300 m2. Sejak saat itu telah tersedia sarana pembelajaran iptek yang memberi kesempatan kepada pengunjung untuk melihat dan mempelajari rahasia dan gejala alam yang diperagakan, mempelajari dengan menggunakan indera pendengar, pencium, dan peraba melalui manipulasi, operasi dan eksperimen. Melalui peragaan dan program, pengunjung diberi kesempatan untuk menjajagi fenomena dan khasanah iptek secara mandiri, keluarga dan kelompok, agar memberi inspirasi dan meningkatkan daya kretivitas dan inovasi.

Pemerintah Kota Yogyakarta

Pemkot_Yogyakarta

Perpustakaan Taman Pintar Yogyakarta

download